Gw rasa memperhatikan itu adalah hal yang sangat wajar dilakukan oleh seseorang yang mendapatkan tempat duduk di bus kota, di saat orang-orang yang lainnya berdiri berdesak-desakan.
Hal ini yang gw alami sekarang. Di pinggir dalam bus kota, deket jendela, sambil menghirup berbagai macam bau-bauan dan asap dari kendaraan bermotor, bakat ‘autis’ gw mulai muncul. ټ. Ambil вιaсĸвεггч™ and then ketak ketik di wordpress ini.
Sebenernya ada satu alesan kenapa gw begitu inget untuk menulis blog di dalam bus kota yang super duper pengep banget ini. Pandangan gw tiba-tiba menyusup (°°•.ªªKªKªKªªKªKªK.•°) ke sepasang cowo dan cewe yang udah 2x gw lihat di nomor bus kota yang sama. Hmmm, ada 1 ciri khas yang gw perhatikan dari mereka. Mereka biasa memakai baju berwarna hitam dan berdiri sambil bermesraan. (Whaaatt??) Nggak maluuuu apa di bus kota mesra-mesraan. (tampaknya si Margareth ini agak ngiri-red) ټ kagak lah Ϋªª .
Tiba-tiba, gw keingetan kejadian kemarin malam saat makan malam bersama dengan si Abang. ![]()
Semua orang duduk berpasangan dengan pacarnya masing2 sambil ngobrol dengan akrabnya. Sementara gw sama si Abang?? ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ. Malah asiiiik menonton TV sambil makan dengan lahapnya. °ĉќ…°ĉќ…°ĉќ…
Emang sih sekali-sekali ngobrol juga. Tapi, kayaknya nggak seintensif pasangan-pasangan yang lain itu. Fyuh
Tiba-tiba, tanpa tau maluuu, gw protes sama si Abang. °ĉќ…°ĉќ…°ĉќ…
Abang malah sedih. °ĉќ…°ĉќ…°ĉќ… lagi.
Akhirnya, dia angkat bicara.
Intinya, nggak usah lha pacaran bergaya romantis di tempat umum. Hal-hal kecil yang tanpa ditunjukkan di tempat umum justru malah lebiih romantis. (begitu katanya si Abang Ytc.)
Hmmm, ≈iЎªãª≈ juga sih. Tapi, yasudah lha. Tiap orang pasangan pasti punya ciri khasnya masing-masing dalam menjalin suatu hubungan.
Yaaah, semoga saja gw bisa lebih bersikap dewasa dalam hubungan ini.
Posted with WordPress for BlackBerry.