Coba tebak apakah yang akan kalian rasakan apabila tertawa? Tertawa merupakan suatu kegiatan yang relax dan lepas. ![]()
Haha, saya paling suka melihat foto-foto yang diambil secara candid. Apalagi kalau foto itu diambil pada saat seseorang atau beberapa orang yang ada di dalam foto tersebut sedang tertawa.
Bahagia sekali rasanya.
Ngomong-ngomong dengan tertawa, saya jadi inget tentang nasihat dari Pendeta saya waktu saya sedang mengikuti kelas Katekisasi. Pendeta itu sering membuat lelucon agar kami tidak bosan mengikuti kelas katekisasi.
Pada saat Beliau melontarkan sebuah lelucon, kami tertawa kecil (ditahan-tahan). Akhirnya, Pendeta tersebut angkat bicara, “Kalau kalian mau tertawa, tertawa aja. Tertawa lepas aja, nggak usah peduli gigi kalian jelek atau tidak.” Hahaha Sejak saat itu, kami tidak ragu-ragu tertawa lepas pada saat Pendeta melontarkan lelucon di kelas Katekisasi kami.
Mungkin sebagian orang pernah membaca beberapa kutipan tentang tertawa, seperti:
Tertawa namun dalam hati menangis.
Atau,
Tertawa tapi tertawa sinis (dengan maksud untuk mencela/ menghina seseorang). Hmmmm Ckckckck
Tapi, menurut saya pribadi, tertawa yang seperti itu, belum bisa disebut tertawa.
Tertawa yang dimaksud dalam kutipan-kutipan di atas sebenarnya hanya sebuah kepura-puraan dalam arti tertawa yang sebenarnya.
Intinya sih simple. Seperti kata WARKOP DKI. “Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.”
Jakarta, 20 Juli 2011
-MargeSachiko-
