Takut dan Cemas yang Membuahkan Hasil

Saya merasa bahwa saya adalah salah satu contoh orang yang tidak dapat mengatur stress dengan baik. Saya terlalu khawatir dan panik akan segala sesuatu. Ada baiknya juga sih hal ini terjadi pada diri saya. Saya menjadi seseorang yang benar-benar merencanakan masa depan. Dan sikap merencanakan masa depan ini berdampak baik bagi diri saya.

Contoh sederhana saja, ketika saya memasuki semester 6 awal kuliah, saya mulai stress memikirkan tempat magang. Pikir saya waktu itu, pasti susah bagi mencari tempat magang yang bagus apalagi kalau saya tidak ada koneksi. Saya mulai mencemaskan hal ini. Apalagi, pada saat itu, saya benar-benar tidak ada gambaran tempat magang apakah yang bersedia menerima saya. Beruntunglah saya pada saat akhir semester 6, memiliki saudara yang tempat kerjanya membutuhkan tempat magang.Tapi, hal naas terjadi, karena suatu bencana akhrinya saya tidak jadi magang di situ. Saya mulai cemas lagi (padahal saat itu, teman-teman saya sedang sibuk memikirkan akan liburan ke manakah untuk menghabiskan 3 bulan liburan semester akhir) memikirkan tempat magang yang lain. Tapi, untung saja TUHAN masih baik sama saya. Selesai mengirimkan lamaran magang, keesokan harinya, saya disuruh interview dan keesokan harinya sudah boleh memulai magang. Hmmm, bisa jadi dibilang nyolong start magang sih. Hehe Tapi, lagi-lagi saya cemas. Ternyata, teman-teman saya yang belum magang bisa menyelesaikan Proposal Skripsi dengan cepat. Mereka bisa bimbingan ke dosen pembimbing kapanpun. Sedangkan, saya agak terhambat dengan waktu magang saya. Proposal harus dikumpulkan pada bulan Oktober 2009, sedangkan saya baru akan selesai pada Oktober 2009. Saya mulai cemas. Akhirnya, saya mulai mengejar-ngejar dosen pembimbing yang sepertinya mulai lupa keberadaan saya sebagai Mahasiswi bimbingannya. :( Tapi, lagi-lagi TUHAN masih baik sama saya. DIA memberikan segala sesuatu indah pada waktunya. Proposal skripsi dan laporan magang saya bisa selesai pada saat yang bersamaan (Oktober 2009). Padahal, waktu itu, laporan magang baru boleh/ bisa dikumpulkan pada bulan Februari 2010. Tapi, sayangnya, karena saya mengumpulkan proposal skripsi paling telat, akhirnya, saya baru mendapatkan jadwal sidang proposal pada bulan Januari 2010, sedangkan teman-teman saya sudah selesai sidang proposal pada bulan November-Desember 2009. :( Saya mulai sangat cemas. Pikir saya waktu itu, masa’ saya ketinggalan jauh dengan teman-teman saya?? Memang sih pada waktu itu, beberapa teman-teman saya ada yang belum mendapatkan tempat magang atau menyelesaikan magangnya. Tapi, bagi saya, mendapatkan jadwal sidang proposal paling akhir merupakan suatu bencana. :( Setelah selesai sidang proposal, saya mulai merevisi kekurangan-kekurangan proposal skripsi saya. Pada saat itu, saya melihat teman-teman saya sudah selesai revisi dan tinggal menunggu perintah selanjutnya dari dosen pembimbing mereka masing-masing untuk melanjutkan bab 4. :( Saya semakin sedih dan cemas. Akhirnya, setelah selesai merevisi proposal skripsi, tanpa sepengetahuan dosen pembimbing saya, saya melanjutkan bab 4 saya. Dan, ketika bertemu pertama kali dengan dosen pembimbing saya (setelah revisi proposal skripsi rampung), saya sudah mengumpulkan bab 4 saya. Dosen pembimbing saya terkejut. Dan saya pun sudah mulai tidak cemas karena saya tidak mau tahu keberadaan teman-teman saya apakah mereka sudah menyelesaikan skripsi atau bahkan sudah mau mendaftar sidang skripsi. Tiap hari (Senin-Jum’at) dalam 1 bulan, saya selalu mendesak dosen pembimbing saya untuk memeriksa skripsi saya. Dan, dalam 1 bulan, saya berhasil menyelesaikan bab 4 dan bab 5. Sebenarnya, saya cepat meyelesaikan skripsi saya, itu juga karena saya ingin cepat-cepat menikmati dunia kerja. Akhirnya, saya tutup buku ajaib pada bulan Maret 2010 seiring dengan diterimanya saya bekerja di salah satu perusahaan dengan referensi dari mantan manajer di tempat magang saya terdahulu. Namun, beberapa bulan bekerja, saya diterima lagi di perusahaan lain. Itu pun cuma beberapa bulan. Dan, di bulan berikutnya, saya bekerja di tempat magang saya yang dahulu karena rekrutmen dari mantan manajer saya yang dahulu. Pada bulan April 2010, saya mendaftarkan diri untuk mengikuti sidang skripsi. Dan ternyata pada 13 Mei 2010, PUJI TUHAN, saya berhasil menjadi orang pertama yang mendapatkan title S.I.Kom di angkatan saya.

Ternyata kecemasan saya membuahkan hasil. Rencana yang saya buat untuk mengejar cita-cita saya benar-benar terwujud.

2 tanggapan untuk posting ini.

  1. “Proposal harus dikumpulkan pada bulan Oktober 2010, sedangkan saya baru akan selesai pada Oktober 2010. ”

    Tahunnya salah kali ni. 2009 bukan? :) .
    Mantaplah Naulie ini :) ;)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 104 pengikut lainnya.